Tingkatkan Mutu Lulusan: Workshop Bedah Kurikulum Program Studi S1-Farmasi STIKes Salsabila Serang

Program Studi S1-Farmasi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang melaksanakan workshop bedah kurikulum yang berlangsung selama 2 hari dimulai pada hari Kamis (10/2/22) hingga Jumat (11/2/22). Workshop bedah kurikulum di Prodi S1-Farmasi STIKes Salsabila Serang terselenggara demi meningkatan kualitas dalam berbagai bidang terutama mutu dalam pembelajaran, khususnya kurikulum pembelajaran yang tepat sejak tingkat sarjana Farmasi (S1) dan mempersiapkan lulusan yang mampu memenuhi tuntutan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu profesi apoteker. Terlebih dengan diberlakukannya Ujian Kompetensi Apoteker Indonesia (UKAI) dengan metode CBT (Computer Based Test) dan Objective Structure Clinical Examination (OSCE) pada tingkat pendidikan profesi apoteker.

Selain itu, perlunya pelatihan yang serius mengenai penyusunan kurikulum inti Program S1 Farmasi dengan berbasis pada KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) dan kampus merdeka yang akan diberlakukan pada tahun akademik 2022 yang akan datang agar dapat melahirkan lulusan yang sesuai dengan standar yang tepat. Guna mendukung hal tersebut, Prodi S1 Farmasi melaksanakan workshop bedah kurikulum yang dibawakan oleh seorang pakar dari Komite Pengembangan Kurikulum APTFI yaitu Dr. apt. Tiana Milanda, M.Si. yang juga merupakan dosen di Universitas Padjadjaran.

Workshop hari pertama dibuka oleh Bapak Ade Anwar selaku Wakil Ketua II STIKes Salsabila Serang dan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Ibu Tiana (Kurikulum APTFI dan KKNI serta kampus merdeka), kemudian dilanjutkan dengan bedah kurikulum. Pemateri memaparkan revisi kurikulum institusi yaitu mata kuliah wajib dan pilihan, dimulai dari semester I hingga semester VIII dengan rencana pengajaran yang terstruktur dan sistematis. Mata kuliah ini dipilih, disusun dan disesuaikan berdasarkan jenjangnya yaitu dari mata kuliah dasar hingga mata kuliah yang advance. Penyesuaian kurikulum dalam pelaksanaan kampus merdeka juga telah dimasukkan dalam semester VII dalam bentuk mata kuliah pilihan dan magang pilihan.

Hari kedua workshop diisi dengan penyesuaian visi, misi dan capaian pembelajaran dengan kurikulum dan finalisasi penyusunan kurikulum inti dan diskusi dari tiap rumpun di Program Studi S1 Farmasi STIKes Salsabila Serang. Take home message dari Ibu Tiana sebagai penutup adalah jangan pernah merasa kecil, karena sesuatu yang besar dimulai dari yang kecil. Suatu saat keinginan beliau ketika berkunjung lagi ke Salsabila, STIKes telah berubah menjadi universitas yang terdiri dari Fakultas Farmasi dan Fakultas Ilmu Kesehatan (Prodi Kebidanan, Perawat dan Gizi). Kita berharap dan berdoa semoga hal tersebut dapat segera terwujud di masa yang akan datang. Aaaamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published.