WORKSHOP : PENANAMAN DAN PEMANFAATAN BAHAN OBAT DARI ALAM

Pada hari jumat tanggal 17 januari 2020 stikes salsabila serang telah diadakan kegiatan workshop penanaman dan pemanfaatan bahan alam kepada mahasiswa jurusan farmasi baik tingkat 1 dan tingkat 2. Workhshop penanaman dan pemanfaatan bahan alam dijelaskan oleh Fajrin Noviyanto M.Sc.,Apt, Afifah Nur Shobah S.Si.,M.Sc, dan Nia Marlina M.Farm.,Apt dan praktik penulisan penamaan nama ilmiah dibimbing oleh Afifah Nur Shobah S.Si.,M.Sc.

Adapun materi Pentingnya Penanaman Dan Pemanfaatan Bahan Obat Dari Alam yang disampaikan oleh Fajrin Noviyanto M.Sc.,Apt ialah “Eksplorasi Tanaman Obat di Indonesia” beliau menjelaskan bahwa indonesia merupakan negara yang merupakan negara yang memiliki 7500 jenis tumbuhan obat, keanekaragaman hayati yang dimiliki indonesia meraih peringkat kedua setelah brazil. Dari 5.131.100 keanekaragaman hayati di dunia, 15,3% terdapat di indonesia. Tanaman obat di indonesia biasa di ekspor ke luar negri terdapat 2 komoditas tanaman obat yang di ekspor diantaranya tanaman obat jenis rimpang seperti jahe, kunyit, lengkuas, dll. Dan tanaman obat jenis non rimpang seperti kapulaga, mengkudu, lidah buaya, dll. Perkembangan tanaman obat di indonesia digunakan sebagai obat tradisional, selain itu bisa dimanfaatkan sebagai makanan dan minuman kesehatan, zat pewarna, rempah-rempah, dan kosmetika.

Kemudian materi yang kedua tentang Penamaan Ilmiah Dari Tumbuhan Obat oleh Afifah Nurshobah S.Si.,M.Sc yaitu “Tata Cara Penulisan Nama Tanaman Obat” beliau memaparkan tentang pentingnya penggunaan nama ilmiah pada tanaman obat karna ada satu jenis tumbuhan tetapi dapat mempunyai nama yang berbeda sesuai dengan bahasa lokal orang yang memberikan nama.

Setelah itu materi terakhir tentang Produksi Obat Tradisional yang disampaikan oleh Nia Marlina, M.Farm.,Apt yaitu “Inovasi Tanaman Obat Tradisional Indonesia” tanaman obat tradisional yang biasa digunakan sebagai jamu dalam pembuatannya dalam bentuk simplisia terlebih dahulu. Simplisia merupakan adalah bahan alamiah yang digunakan sebagai obat yang belum mengalami pengolahan apapun juga , kecuali dinyatakan lain berupa bahan yang telah dikeringkan. Bagian-bagian tanaman obat yang dapat dijadikan simplisia antara lain : kormus (tubuh tanaman), radix (akar tanaman), caulis (batang tanaman), folium (daun), dll.

Maksud dari diadakannya sosialisasi penanaman dan pemanfaatan bahan obat dari alam ini ialah supaya mahasiswa dan mahasiswi jurusan farmasi dapat meningkatkan pemhahaman mahasiswa tentang manfaat, dan cara mengolah tanaman obat sebagai bahan obat dari alam.

Setelah selesai sosialisasi mahasiswa dan mahasiswi diberikan tugas untuk mempraktekkan penulisan nama latin pada tumbuhan obat. Maksud ditugaskannya mahasiswa untuk mempraktekkan penulisan nama latin pada tumbuhan untuk mengajarkan pada mahasiswa penulisan nama latin tumbuhan obat dengan baik dan benar.

2 Replies to “WORKSHOP : PENANAMAN DAN PEMANFAATAN BAHAN OBAT DARI ALAM”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *